by

Ketua Umum Betawi Bangkit Tolak SK Gubernur No 803

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua umum Betawi Bangkit Prof. H. David Darmawan saat Menghadiri Acara Launching T’Shirt Campaigne “Indonesia ,The World Park” pada Rabu 5/8/2020 di Kantor Pusat RICOH Jl. Iskandar Muda No 29 Jakarta Selatan atas undangan Forum Deklarator Taman Wisata Dunia (FD-TWD)

Ketua umum Betawi Bangkit Prof. H.David Darmawan mengatakan bahwa, dirinya sangat merasa terhormat telah diundang di acara Lauching tersebut.

Dalam wawancaranya bersama awak media beliau mengucapkan Terimakasih kepada Yayasan Taman Wisata Dunia dan Forum Deklarator Taman Wisata Dunia (FD-TWD) yang telah menggagas acara ini dengan tujuan ingin mengkapanyekan pariwisata yang ada di Indonesia agar lebih di kenal oleh DUNIA.

”Bayangkan para kepala daerah saja sangat menghargai kita sebagai suku Betawi, mereka yang hadir ada bupati dan walikota daerah seperti dari Tapanuli utara , Maluku, kepulauan sula dan Belitung , mereka sangat menghargai kita,” ucap David

Ketua umum Betawi Bangkit Prof. H. David Darmawan.
Ketua umum Betawi Bangkit Prof. H. David Darmawan. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/IST/FX/ISMANTO)

Di sela acara Launching tersebut, David Darmawan memberikan pernyataan sikapnya terkait di terbitkannya SK Gubernur No.803 tentang Pembentukan Anggota Dewan Kesenian Jakarta yang tidak mewakili unsur betawi sama sekali.

“Kami memprotes dengan keras kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang ngakunya pengen bantu betawi, ada sih tapi banyakan kaganya, salah satunya terkait SK Gubernur no 803 tentang pembentukan anggota dewan kesenian Jakarta periode 2020 -2023 ,” terangnya di Gedung Ricoh, Jakarta Selatan.

Kemudian Ketum Betawi Bangkit juga mengatakan secara tegas.

“Kami Menolak susunan dewan kesenian tersebut , karena tidak dilibatkannya orang betawi di dalamnya yang saya tau hanya ada satu orang yang dari betawi namanya Bang Kojeg nama aslinya Amrullah yang lain gak tau nih beneran betawi atau engga, jadi kami masyarakat suku betawi tulen praktisi budaya pengen tanya sama gubernur hal hal seperti ini kenapa di biarkan?!,” katanya dengan penuh semangat.

”Kami kaum Betawi memprotes keras kalau hal hal seperti ini kaum betawi tidak dilibat dari segi kebudayaannya apa lagi yang lainnya ini mau sampai kapan ,” ucapnya.

Dan lanjut David, “Kami ormas Betawi Bangkit yang mandiri mampu berdiri sendiri kami tidak berpolitik dan tidak mau dipolitisasi kami murni curahan hati, protes untuk membangun Betawi agar lebih maju, ” tutup Ketua umum Betawi Bangkit Prof. H. David Darmawan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed